Serunya belajar hangeul (korean alphabet) dengan mudah

Anyyeong haseyooo~~

kali ini kita akan mengupas tuntas mengenai  (Han-geul / 한글) 

Sekedar info, pada zaman dulu kala rakyat Korea menggunakan tulisan Hanja, yang mana identik dengan tulisan Cina kuno. Tulisan Hanja itu termasuk logograf (ideograf), yang mana tiap hurufnya melambangkan suatu kata atau morfem. Untuk fasih membaca dan menulis tulisan Hanja, rakyat Korea perlu menghafal banyak sekali bentuk huruf, akibatnya hanya kaum terpelajar saja yang melek huruf. Lalu, pada pertengahan abad ke-15, Sejong The Great (세종대왕), raja yang memerintah dinasti Joseon di Korea saat itu, memiliki ide bagaimana meningkatkan tingkat literasi rakyat Korea, yaitu dengan cara menciptakanfeatural alphabet yang mudah dipelajari, Hangeul. 

okee silahkan siapkan pensil dan kertas chingu. kenapa harus pensil? yaa kalo salah bisa di hapus, kenapa harus kertas? lah mau nulis dimana… dibatu?? gak jaman lagii,wkwk

pertama

 

Pelajaran pertama yaitu mengetahui aturan-aturan yang belaku. Bisa dilihat gambar kalimat hangeul diatas. Nah, yang berwarna kuning itu adalah huruf depan, berwana biru itu adalah huruf vokal, berwarna hijau adalah huruf belakang. Template inilah yang selalu kita gunakan saat menulis kata dalam huruf Hangeul.

Mengenal huruf-huruf. Perhatikan kotak yang diberi warna biru muda adalah huruf-huruf basisnya.
Huruf Depan

Sedangkan huruf yang diberi kotak biru tua adalah hanya penggandaan dua huruf dari basis, contohnya k menjadi kk begitupun dengan hangeulnya.
Pada huruf vokal, lihatlah huruf-huruf Dasar pada baris pertama. Itu lah huruf-huruf vokal basisnya.

Huruf Vokal

Pada dasarnya huruf-huruf belakang sama seperti huruf yang di depan. Tetapi ada aturan-aturan tambahan yang biasanya sebagai penghubung antar kata. Jika dalam kata memang hanya ada dua huruf hangeul dan huruf setelahnya tidak ada aturan tambahan maka huruf belakang ini tidak digunakan. Contohnya jika menulis  nama “YU RI”.
Aturan tambahan itu seperti yang kamu lihat pada jajaran huruf “L”, huruf “lg” adalah penyatuan hangeulnya huruf l dan g, dst.
Tetapi ada yang berbeda pengucapannya, huruf/konsonan “s” jika ditempatkan di huruf belakang, pengucapannya menjadi “t”.

Huruf Belakang

Cara penyusunan unit-unit tersebut umumnya atas→bawah, atau atas→kanan→bawah. Supaya lebih jelas, silakan lihat gambar di bawah ini:

Dari gambar di atas, perhatikan juga bahwa ada beberapa konsonan yang akan berubah bunyinya jika ditaruh di bawah (final), antara lain:

  • ㄹ: dari ‘r’ jadi ‘l’
  • ㅇ : dari tanpa suara jadi ‘ng’
  • ㅅ : dari ‘s’ jadi ‘t’

Pengucapan konsonan pada Hangul mirip dengan konsonan bahasa Indonesia. Sedangkan untuk vokalnya, perhatikan contoh penulisan bahasa Indonesia menggunakan tulisan Hangul di bawah ini:

eo gosong 거성
o otomatis 오토마티스
eu emas 으마스
ae estetika 애스테티카
e emansipasi 에만시파시

Note : Postingan ini hanya menuntun kamu agar bisa membaca dan menulis dengan huruf hangeul. Untuk lebih jelasnya, banyaklah membaca referensi tentang hangeul. Admin juga masih belajar lagi :D 

Gomawo yang udah baca postinganku hari ini, semoga bermanfaat ^^

referensi 

http://www.dendicious.com/2013/01/mudahnya-menulis-dengan-huruf-korea.html#.UsZdlNJdXE0

http://anggriawan.web.id/2011/01/belajar-tulisan-korea-hangul.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s